Jasa Pembuatan Wardrobe Lemari Pakaian

Selamat datang di jasa pembuatan wardrobe. apa itu wardrobe? kita akan bahas disini terkait dengan jasa pembuatan furniture bahan plywood dengan lapisan hpl dan finishing lainnya seperti cat duco dan melamin.

Wardrobe kaitan dengan furniture adalah lemari dinding tempat menyimpan pakaian. Jadi secara hal ini wadrobe sama dengan lemari pakaian. Umumnya wardrobe memiliki tinggi sekitar 2 meter dengan lebar tak terbatas yaitu tergantung dari si pemilik mau membuatnya. Ada juga yang membuatnya ukuran 2 m x lebarnya 3 m dan seterusnya.
Umumnya wardrobe dibuat dari bahan kayu, baik kayu solid maupun kayu plywood atau multipleks. Kayu solid adalah istilah yang paling sering digunakan untuk membedakan antara kayu biasa dan kayu buatan, tetapi juga mengacu pada struktur yang tidak memiliki ruang berongga. Pembuatan produk kayu diproduksi oleh mengikat bersama-sama alur kayu, serat, atau veneer dengan perekat untuk membentuk suatu material komposit. Kayu dirancang termasuk kayu lapis, papan oriented strand (OSB) dan papan serat. Fakta bahwa produk yang dibuat dari kayu solid seringkali disebut-sebut dalam iklan. Namun, dengan menggunakan kayu solid memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kayu solid hanya terdiri dari bahan dasar kayu tanpa dicampur atau di kombinasi dengan bentuk bahan lain atau biasa disebut kayu campuran. Walaupun pada pengerjaannya kita menggunakan sambungan laminasi, finger joint atau konstruksi yang lain untuk papan atas meja misalnya, bahan tersebut masih disebut sebagai kayu solid.

Jenis-jenis dari kayu solid, yaitu ada kayu jati, sungkai, mahoni, kamper dan lain sebagainya. Namun, apa sih yang membedakan dari jenis-jenis tersebut?? Kalau untuk kayu Jati, merupakan kayu yang paling banyak peminatnya, dari segi kualitas juga kayu yang paling bagus. Serat dan tekstur dari kayu jati inilah yang banyak disenangi oleh banyak orang. Furniture yang dibuat dengan bahan Jati, cenderung lebih kuat, awet dan mewah.

Selain bahan material kayu solid maka lemari pakaian juga dapat dibuat dari bahan kayu olahan. Apakah kayu olahan itu?

Kayu olahan atau yang sering disebut engineering wood adalah produk material berbahan dasar kayu yang sebelumnya telah melalui proses pengolahan di pabrik. Pengolahan itu menghasilkan produk akhir dengan desain, bentuk, sifat, dan kekuatan struktural sesuai kebutuhan dan keinginan. Mengingat banyak unsur dalam bangunan yang dapat dibuat dari kayu – seperti dicontohkan di atas – tidak mengherankan jika produk kayu olahan ini lantas muncul dalam jenis yang sangat beragam dengan berbagai karakteristik berlainan. Masing-masing kayu olahan tersebut mempunyai keistimewaan tersendiri yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, desain, dan tentu saja dana yang dimiliki. Untuk lantai, kayu olahan yang lebih dikenal dengan istilah parket juga cukup bervariasi. Ada parket berlapis vinir (lembaran kayu tipis), ada pula parket laminate yang lebih ekonomis.

Proses pembuatan dari pohon menjadi kayu olahan terbilang sangat efisien dengan memanfaatkan hampir seluruh bagian dari pohon menjadi kayu. Segala bagian dari pohon seperti kulit kayu, sisa potongan serbuk kayu, batang, ranting dsb dapat di proses menjadi jenis kayu hasil olahan . Berbeda dengan material kayu solid yang hanya didapatkan dari batang pohon saja. Hal ini yang menyebabkan kayu lebih murah dan ekonomis sebagai bahan alternatif pembuatan furniture untuk interior rumah seperti wardrobe, kitchen set, kursi makan dan lain sebagainya.

Ada berapa jenis dari kayu yang diolah tersebut? Ada beberapa jenis kayu olahan, seperti particle board, MDF, Black Board dan plywood. Dalam membuat aneka jenis furniture umumnya banyak orang yang menggunakan plywood sebagai bahan dasarnya.

Plywood. Plywood sendiri merupakan jenis kayu yang cukup kuat ketahanannya, sehingga apabila digunakan untuk bahan dasar waktunya bisa sampai lama. Plywood juga merupakan kayu dengan olahan yang paling baik kualitasnya. Kayu lapis, kayu yang juga dikenal dengan sebutan polywood atau tripleks ini merupakan kayu olahan dari beberapa lembaran kayu yang direkatkan dengan tekanan tinggi. Ketebalan kayu lapis ini tentu saja sangat mempengaruhi kekuatan kayu. Intinya, semakin tebal kayu lapis maka semakin kuat kayu tersebut. Untuk ketabalan kayunya, biasanya yang ada di pasaran adalah kayu dengan ketebalan 3 mm, 4 mm, 9 mm dan 18 mm dan luasan 244 x 122 cm. Plywood atau Multiplek merupakan jenis kayu lapis yang memiliki lebih dari 3 lapis vinir. Arah serat antara lapisan bawah dan atas harus searah. Ukuran ketebalan multipleknya beragam mulai dari 9, 12, 15, 18, hingga 24 milimeter. Bahan multiplek mudah dibentuk menjadi beragam model dan memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus tetapi tidak terlalu tahan terhadap air dan kelembapan.

MDF Board. MDF terbuat dari campuran bubur kayu dengan bahan kimia tertentu. MDF mempunyai tingkat ketebalan 8, 12, 16 ,22, hingga 30 milimeter. Irisan kayu lapis (vinir) atau pelapis kertas biasanya digunakan untuk finishing yang tersedia dalam beragam warna dan tekstur.

Kelebihan dari bahan ini adalah tahan gores, warna tidak cepat pudar, ukuran dan presisisnya lebih stabil. Sedangkan kelemahannya adalah tidak tahan air atau kelembapan. Sedangkan Medium Density Fiberboard atau yang lebih dikenal dengan MDF merupakan serbuk kayu yang proses pembuatannya dicampur dengan resin kimia setelah itu dipadatkan. MDF ini memiliki kelebihan yaitu dalam proses pembuatan furniture atau lainnya, jenis kayu ini cenderung lebih mudah untuk dibentuk, kekuatannya pun stabil, MDF juga bisa diterapkan system finishing seperti HPL, melamix, PVC dan system finishing lainnya.

Blockboard. Jenis kayu ini merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil yang kemudian dipadatkan menggunakan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinya sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya sendiri bisa mencapai 12 mm, 15 mm hingga 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks. Blockboard biasanya dibuat dari jenis kayu yang lunak sehingga tidak sekuat plywood. Biasanya para pengrajin furniture menggunakan kayu ini untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set. Black Board merupakan potongan kayu-kayu dengan ukuran 2-5 cm yang dipadatkan dengan mesin. Dibandingkan dengan kayu yang lain, Black Board termasuk baik kualitasnya dan menjadi kayu hasil olahan tertinggi kedua setelah plywood. Ketebalan Black Board sekitar 12 – 18mm dengan lebar yang sama dengan plywood. Umumnya diluaran sana ada dua black board yang umum diketahui banyak orang yang itu jenis sungkai block dan teak block. Bedanya apa?? bedanya kalau sungkai block lapisan terluar dari kayu sungkai sedangkan teak block merupakan lapisan terluar dari irisan kayu jati.

Particle Board. Particle board adalah kayu olahan yang terbentuk dari serbuk kayu yang dicampur dengan bahan kimia khusus. Setelah itu, campuran disatukan dengan lem, baru kemudian dikeringkan. Keuntungan menggunapak papan particle adalah ukuran penyusutan pada bagian lebar-panjangnya relative kecil meski bagian ketebalannya sangan peka terhadap kepembapan. Walaupun sering digunakan sebagai bahan dasar furniture, sebenernya kayu ini tergolong tidak tahan lama. Dalam kurun waktu tertentu, particle bisa berubah bentuk, terutama jika terkena air, menopang beban yang amat berat, maupun sering dipindah pindah. Ya, particle board biasanya terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu, serpihan kayu yang kemudian direkatkan menggunakan bahan kimia. Proses pembuatannya serupa dengan kayu fiber lainnya. Hanya saja bahan particle board lebih kasar dan tidak beraturan. kalau menggunakan kayu jenis ini, baiknya Anda jauhkan dari jangkauan air, karena kayu ini akan mudah lapuk jika terkena air.

Proses Pembuatan Wardrobe lemari pakaian

Untuk membuat wardrobe lemari pakaian tentu ada langkah langkah yang harus dikerjakan dahulu. Pada prinsipnya ada 2 langkah utama yaitu proses persetujuan desain dan proses produksi. Untuk membuat wardrobe lemari pakaian hpl baik wardrobe lemari pakaian pakaian, credenza, wardrobe lemari pakaian arsip dokumen, wardrobe lemari pakaian sepatu, furniture custom maka diperlukan pengukuran dan desain. Pengukuran yaitu memastikan ukuran masing masing wardrobe lemari pakaian baik dari sisi panjang, tinggi dan lebar bisa sesuai keinginan klien, termasuk ukuran sisi dalam ruangan wardrobe lemari pakaian itu sendiri. Jika ukuran masing masing sudah terukur maka langkah berikutnya adalah menentukan desain wardrobe lemari pakaian itu sendiri, baik desain wardrobe lemari pakaian pakaian, desain wardrobe lemari pakaian sepatu, desain wardrobe lemari pakaian tas, desain wardrobe lemari pakaian baju dan sebagainya.

Untuk desain wardrobe lemari pakaian pada umumnya memiliki unsur desain minimalis, desain kontemporer, desain modern atau desain mewah. Semua tergantung dari keinginan klien yang hendak menggunakan wardrobe lemari pakaian itu. Untuk membuat desain wardrobe lemari pakaian pada umumnya kita memberikan sedikit gambaran mengenai bagaimana nampaknya wardrobe lemari pakaian nantinya sebelum dilakukan proses desain, yaitu meminta persetujuan dari klien hal hal apa saja yang dimasukan dalam unsur desain, misalnya pintu kaca cermin, dengan cat warna putih dan ukiran warna emas. Bisa dengan tambahan lampu utama atau lampu didalam ruangan wardrobe lemari pakaian ketika pintu dibuka dan sebagainya. Unsur unsur desain ini harus dipastikan dahulu sebelum proses pembuatan desain dikerjakan. Sesudah mendapatkan informasi lengkap maka desainer bisa membuat desain wardrobe lemari pakaian sesuai ukuran dan gambaran yang diinginkan klien.

Sesudah proses pembuatan desain dilakukan dan mendapatkan persetujuan dari klien, maka kontraktor furniture bisa membuatkan wardrobe lemari pakaian sesuai ukuran dan desain yang diinginkan oleh klien.

Proses produksi wardrobe lemari pakaian dilakukan dengan mengacu pada gambar kerja dan desain yang diinginkan termasuk aksesoris wardrobe lemari pakaian yang detail. Maka proses produksi wardrobe lemari pakaian pada umunya dilakukan adalah :
1. pemotongan bahan material sesuai ukuran
2. pemasangan bahan material utama termasuk rangka dan lainnya
3. pemasangan rel dan engsel pintu
4. pemasangan aksesoris lainya seperi kaca cermin, lampu, lis aluminium dan sebagainya
5. pemasangan hpl
6. pemasangan wardrobe lemari pakaian jadi, yaitu membentuk wardrobe lemari pakaian seperti desain yang diinginkan.

Jenis Desain Wardrobe lemari pakaian

Wardrobe lemari pakaian ternyata memiliki banyak jenis dan macam termasuk wardrobe lemari pakaian custom itu sendiri. Umumnya kita mengenal wardrobe lemari pakaian dari kategori wardrobe lemari pakaian tradisional, minimalis dan modern. Yang membedakan adalah nuansa tipe, pemakaian bahan material, dan jenis ornamen yang ada. Namun dari sisi lain seperti dari sisi model pintu kita bisa membedakan wardrobe lemari pakaian dengan model pintu swing dan model pintu geser atau sliding. Dari sisi tampilan kita bisa membedakan jenis wardrobe lemari pakaian dari model minimalis, model mewah dan model ukiran. Selanjutanya dari bahan material kita bisa membedakan wardrobe lemari pakaian dari bahan material kayu solid, lemari pakain dari bahan material kayu olahan dan bahan material lainnya.

Bagaimana mendesain wardrobe lemari pakaian custom sesuai keinginan klien? Sebelum melakukan proses desain wardrobe lemari pakaian tentu kita harus tahu faktor faktor apa saja yang perlu diketahui ? Ada beberapa hal penting untuk memndesain wardrobe lemari pakaian custom:

1. Penentuan volume, yaitu seberapa luas wardrobe lemari pakaian akan dibuat baik dari sisi panjang, lebar dan tinggi. Sehingga desain bisa dibuat menyesuaikan dengan kondisi real di lapangan. penentuan volume ini juga termasuk ukuran detail tiap tiap laci rak atau ambalan atau juga tiap tiap ruangan dalam lemari itu sendiri harus dibuat detail ukuran pastinya.
2. Jenis Bahan Material. Bahan material apa yang akan kita buat dari lemari ini? apakah bahan kayu solid atau kayu olahan? jenis kayu solid apa yang mau? apakah kayu jati, sonokeling, sungkai dan lainya? ataukah bahan plywood, mdf board, particle board?
3. Custom Dalaman, yaitu bagaimana bentuk dalam lemari yang diinginkan, jika untuk wardrobe lemari pakaian umumnya peletakan pakaian dilakukan dengan 2 cara yiatu digantung dan ditaruh. Jika kita membuat wardrobe lemari pakaian dengan model gantung maka kita singkirkan ambalan untuk pakaian yang ditaruh dan kita buat wardrobe lemari pakaian gantung. Sebaliknya juga begitu.
4. Bentuk Tampilan Luar. Bentuk tampilan luar perlu didetailkan kembali sehingga apakah menggunakan ornament, atau model minimalis saja, ada juga wardrobe lemari pakaian yang menghendaki daun sisi pintu menggunakan kaca cermin sebagai tampilan luarnya, atau ada juga yang menggunakan kaca transparan agar kelihatan sisi dalamnya. Intinya model harus dietailkan sebelum proses desain dikerjakan.
5. Jenis Finishing, yaitu pada umumnya finishing wardrobe lemari pakaian ada 2 cara yaitu dengan cat dan hpl atau taco. Maka finishing yang digunakan perlu dietailkan secara lebih detail. Jika menggunakan cat apakah wardrobe lemari pakaian dengan finishing cat duco, cat melamik atau plitur? Jika menggunakan finishing hpl atau taco, jenis hpl dan taco mana yang dipilih.

Kelima hal diatas jika kita sudah mendapatkan datanya maka akan mudah bagi desainer untuk mendesain wardrobe lemari pakaian sesuai custom keinginan konsumen. Maka dalam membuat wardrobe lemari pakaian custom ini, sangat ditentukan oleh faktor diatas. Bentuk, ukuran, tampilan juga pasti akan berbeda beda dari wardrobe lemari pakaian yang biasa beredar di pasaran.

Jenis Finishing Wardobe Lemari Pakaian

Jenis finishing wardrobe lemari pakaian umumnya ada 2 jenis saat ini yaitu dengan hpl dan pengecatan. kita akan bahan apa itu hpl dan pengecatan.

Apa itu HPL? Mari Kita Kenal Lebih Jauh.

HPL ( High pressure Laminated ) adalah lapisan akhir atau finishing berbagai benda furniture berbahan dasar plastik yang tipis yang akhir – akhir ini menjadi sangat familier dan cukup menarik minat dunia furniture, terutama untuk furniture berbahan dasar multiplek yang mana biasanya finishing/pelapis terluar menggunakan bahan triplek corak ( jati, sungkai, mahoni, megateak , nyatoh ) kini secara perlahan dan pasti mulai ditinggalkan.

High Pressure Laminate (HPL) yaitu laminasi dengan tekanan tinggi yang merupakan salah satu bahan finishing umum digunakan dalam produk mebel dan permukaan interior. Ini bekerja lebih baik sebagai penutup permukaan untuk cabintets, meja, kitchen set, dekorasi interior, dll meningkatnya biaya dan kekurangan pasokan bahan kayu yang nyata, seiring dengan meningkatnya permintaan dari bahan yang ramah lingkungan telah membuat HPL sebagai salah satu yang paling populer finshing bahan untuk produk furniture dan dekorasi interior.

HPL (High pressure Laminated) adalah lapisan akhir atau finishing berbagai benda furniture berbahan dasar plastik yang tipis yang akhir – akhir ini menjadi sangat familier dan cukup menarik minat dunia furniture, terutama untuk furniture berbahan dasar multiplek yang mana biasanya finishing/pelapis terluar menggunakan bahan triplek corak ( jati, sungkai, mahoni, megateak , nyatoh ) kini secara perlahan dan pasti mulai ditinggalkan.

Perubahan treatment ini biasanya masih memerlukan treatment melamic/ duco yang mana dari segi biaya dan waktu sangat jauh perbedaannya, HPL lebih praktis, cepat dan lebih murah oleh karena itu dampak yang ditimbulkan berkurangnya omset penjualan bahan finishing yang diikuti meningkatnya pengangguran oleh pekerja finishing yang selama ini menggantungkan pekerjaan di sektor ini.

High Pressure Laminate (HPL) yaitu laminasi dengan tekanan tinggi yang merupakan salah satu bahan finishing umum digunakan dalam produk mebel dan permukaan interior. Dalam pekerjaan pemasangan HPL bisa digunakan sebagai penutup permukaan untuk cabintets, meja, kitchen set, dekorasi interior, dll meningkatnya biaya dan kekurangan pasokan bahan kayu yang nyata, seiring dengan meningkatnya permintaan dari bahan yang ramah lingkungan telah membuat HPL sebagai salah satu yang paling populer finshing bahan untuk produk furniture dan dekorasi interior.

HPL memiliki bermacam ragam corak dan warna permukaan yang dapat kita gunakan, dan dari berbagai ragam tersebut yang paling banyak merupakan corak dan warna kayu berbagai jenis. Ada pula warna dan kesan metalik.

HPL memiliki kelebihan yaitu cukup anti gores dan anti air. Tidak seratus persen anti gores, namun memang material ini kuat berkat bahan utamanya yang merupakan plastik keras PVC dengan permukaan bertekstur. Material ini lebih kuat daripada material sheet yang biasanya digunakan untuk melapisi furniture murah yang dijual di toko-toko furniture biasa.

HPL memiliki kelebihan berupa pengerjaan yang lebih bersih daripada menggunakan cat duco atau sanding, karena material ini di lem pada multipleks. Bagi pengrajin meubel dan furniture multipleks, material ini memiliki keunggulan bersih dan cepat.

HPL Memiliki banyak ragam jenis mulai dari warna solid, tekstur, logam, bebatuan dan urat kayu.Harga dan ketebalan juga sangat bervariasi. Ketebalan biasanya mulai dari 0.8 mm hingga 1.5 mm. Berikut macam jenis hpl :

1. HPL Wood Grain / Gradasi Kayu. Pilihan untuk motif gradasi kayu ini cocok bagi Anda yang ingin interior rumah terlihat harmonis dan hangat. HPL bercorak kayu ini sangat ragam warnanya, ada warna tua, terang dan pucat. Untuk tipenya hadir mulai dari dark ebony, zebra wood, ori zebrano dan canadian maple.
2. HPL Real Wood / Motif Kayu. Jika Anda ingin menghadirkan suasana alami dan natural seperi warna kayu, HPL juga memiliki tekstur dan motif kayu yang menarik. Motif ini biasanya lebih cocok untuk ditempelkan pada kitchen set, lemari, meja rias dan lainnya yang terkesan artistik. Untuk jenis real wood ini ada beberapa pilihan yang bisa Anda pilih seperti tiger eye, classic eye, cat eye dan bird eye.
3. HPL Solid Color / Warna. HPL juga memiliki warna-warna yang kuat dan berani. Ada yang tampil glossy ataupun matt/doff, yang keduanya tentu saja menarik untuk diaplikasikan. Pemilihan warna yang kuat akan membuat tampilan furnitur menjadi indah dan glamour. HPL jenis ini memiliki warna yang mencolok seperti apple red, apple green, orange, blue dan yellow.

Secara umum jenis HPL dibedakan menjadi dua macam, yaitu produk premium dan produk standart. Kedua jenis ini dibedakan berdasarkan kualitas dan motif yang digunakan. Jenis HPL premium merupakan jenis produk dengan kualitas yang paling baik.

Sedangkan produk standart memiliki kualitas dibawah premium. Motif dan warna HPL premium juga lebih banyak dan bagus dibanding HPL standart. Meskipun memiliki perbedaan jenis, pada umumnya HPL memiliki 3 lapisan yang sama, yaitu overlay paper, pattern paper, dan kraft paper. Pemilihan jenis ini juga harus disesuaikan dengan tempat. HPL premium merupakan jenis yang paling cocok digunakan untuk semua lokasi.

Harga HPL sendiri per lembar juga beragam. Untuk HPL premium berkisar ratusan ribu rupiah. Sedangkan untuk HPL standart harganya mulai jutaan rupiah. Anda bisa memilih jenis HPL dan harga sesuai selera dan kebutuhan Anda. Nah demikianlah sedikit ulasan mengenai jenis HPL dan harga yang cocok untuk semua lokasi.

HPL Laminate terbuat dari lapisan melamin resin dan juga phenolic yang direkatkan dengan suhu panas bertekanan tinggi, serta lapisan decorative paper yang diletakkan di bagian paling luar sebelum proses pressing. Tekanan yang digunakan dalam proses pengepresan sangatlah tinggi, yakni lebih dari 1.000 PSi yang mana PSi sendiri merupakan satuan yang menyatakan besar tekanan.

Apa yang dimaksud dengan melamin resin dan phenolic? Melamin resin dan phenolic adalah jenis bahan plastik termoset dan proses pengepresan dengan suhu tinggi yang dapat mengubah resin menjadi plastik sehingga tersusun menjadi lapisan-lapisan yang keras dan kuat. Proses ini menciptakan kekuatan serta ikatan yang tetap dan tidak dapat berubah sehingga berimbas pada daya tahan dari HPL Laminate itu sendiri.

Selain harga HPL laminate yang murah, lapisan yang satu ini juga memiliki tipe yang bervariasi, mulai dari glossy sampai dengan yang bertekstur seperti serat kayu. Untuk ukurannya pun memiliki dimensi 1220 mm x 2400 mm, sementara ketebalannya mulai 0,5 mm sampai dengan 2 mm. Sebagai salah satu distributor HPL Laminate di Indonesia, Taco juga memberikan pilihan kepada Anda untuk jenis, model, motif dan juga ketebalan HPL Laminate untuk digunakan sebagai finishing furniture hunian Anda.

Harga Biaya Pembuatan Wardrobe Lemari Pakaian

Bagaimana menghitung harga biaya pembuatan lemari pakaian custom finishing hpl, cat melamik dan cat duco? Mari kita bahas lebih dalam. Umumnya lemari pakaian menggunakan dimensi ukuran volume meter persegi, yaitu ukuran panjang dan tinggi lemari pakaian dengan catatan kedalam lemari pakaian kurang dari 60 cm. Maka jika membuat lemari pakaian custom laopis hpl dengan ukuran panjang 3 m dan tinggi 3 m maka kita bisa mendapatkan volume ruangan yaitu panjang 3 m x tinggi 3 m yaitu 9 m2. Sesudah mendapatkan volume maka kita tinggal memberikan harga per meter persegi lemari pakaian tersebut. Maka didapatkan harga total lemari. Namun perlu diingat, bahwa ukuran harga per meter persegi tersebut memiliki spek material khusus, yaitu bahan material yang ditawarkan oleh tukang bikin lemari pakaian. Misalnya dengan spek tripleks 18 mm dengan finishing hpl merk hpl taco dengan harga per m2 adalah Rp 2 juta. Namun jika spek yang ditawarkan lebih tinggi lagi, misalnya engan bahan tripleks 18 mm meranti dan finishing cat duco, maka biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih tinggi, karena biaya pengecatan duco umumnya cukup mahal.

Namun pada prinsipnya biaya pembuatan lemari pakaian custom dipengaruhi oleh faktor sebagai berikut, yaitu bahan material yang digunakan, jenis finishing apakah dengan hpl, atau cat duco melamik, aksesoris yang digunakan apakah menggunakan aksesoris lemari pakaian yang mahal, standard atau murah dan lainnya. Maka faktor faktor tersebut mempengaruhi biaya pembuatan lemari pakaian secara keseluruhan. Untuk melihat apakah suatau lemari pakaian itu murah atau tidak maka dilihat dari spek bahan yang digunakan diatas. Tentu kita harus faham mengenai spek bahan material tersebut sehingga dapat membandingkannya dengan fair. Tentu membandingkan suatu produk harus dengan prinsip aple to aple sehingga bisa ketahuan mana yang lebih murah. Seperti juga semua bahan material memiliki spesifikasi tertentu dan tidak semuanya dibandingkan setara.

Maka kita bisa tahu bahwa ada jasa tukang bikin lemari pakaian hpl yang memberikan harga murah, ada yang memberikan harga pasaran dan ada yang memberikan harga tinggi disebabkan karena perbedaan bahan material yang digunakan menentukan hasil akhirnya. Kualitasnya dari bahan plywood dan jenis hpl saja bisa menentukan perbedaan cukup tinggi.

Jasa Tukang Bikin Wardrobe Lemari Pakaian Terpercaya

Sebagai perusahaan jasa pembuatan furniture, jasa bikin lemari pakaian hpl, biaya pembuatan lemari baju plywood, jasa tukang lemari Jakarta, pembuatan lemari murah kami melayani area seluruh Indonesia dan khusunya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Kami melayani jasa pembuatan lemari pakaian yaitu:
1. Jasa pembuatan lemari pakaian hpl
2. Jasa pembuatan lemari pakaian Plywood multipleks
3. Jasa pembuatan lemari pakaian Cat Duco
4. Jasa pembuatan lemari pakaian cat melamin
5. Jasa Pembuatan Lemari pakaian di Jakarta
6. Jasa pembuatan lemari pakaian custom

Bagi anda yang memerlukan jasa pembuatan furniture, jasa pembuatan lemari pakaian, jasa pembuatan furniture custom, jasa pembuatan kitchen set, jasa pembuatan tempat tidur, jasa pembuatan interior kayu, jasa pembuatan backdrop tv silahkan hubungi kami. Dengan senang hati kami akan membantu ada. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *