Biaya Pembuatan lemari : Pakaian, Lemari Dapur Kitchen Set dl

Sep 24, 2019 | | Say something

Selamat datang di website http://biayapembuatanlemari.com sebuah website yang dikomandoi oleh tukang tukang furniture yang biasa membuat furniture lemari. Disini akan dibahas seputar furniture lemari seperti biaya pembuatan lemari pakaian, biaya pembuatan lemari dapur kitchen set, biaya pembuatan lemari pakaian custom meja rias, biaya pembuatan lemari pakaian finishing cat duco, biaya pembuatan lemari pakaian hpl, biaya pembuatan lemari pakaian dengan veneer, biaya pembuatan lemari penyimpanan, biaya pembuatan lemari dokumen arsip, biaya pembuatan lemari custom meja dan lainnya. Semoga informasi yang kami berikan bisa menambah wawasan sebelum anda memutuskan membuat furniture termasuk lemari yang dibuat sesuai dengan ekspektasi anda.

Di halaman pertama ini akan kami bahas secara umum informasi mengenai furniture yang kami buat, biaya pembuatan lemari pakaian dan bahan material yang digunakan, biaya pembuatan lemari dapur kitchen set, biaya pembuatan lemari penyimpanan, biaya pembuatan lemari dokumen arsip, biaya pembuatan lemari custom lainnya.

Furniture Lemari : Bahan dan Jenis Jenisnya

Menurut jenisnya furniture dibagi menjadi furniture atas furniture ruang tamu, furniture ruang keluarga, furniture ruang dapur, furniture kamar tidur, furniture kantor dan apartemen, furniture kamar mandi dan teras rumah. Dari sisi jenis furniture ini kita bisa melihat adanya meja makan, kursi santai, mini bar, rak tv dan buku, kitchen set, meja direktur, meja kantor, pintu dan kusen dan sebagainya. Jika dilihat dari sisi bahan maka furniture dapat dibedakan yaitu furniture kayu, furniture besi baja, furniture aluminium, furiture plastik dan sebagainya.

Kita banyak mengenal banyak ragam lemari dan pengertian kita lemari adalah tempat penyimpanan barang yang mau kita simpan. Lemari atau almari merupakan salah satu produk mebel yang biasanya berukuran relatif besar yang dapat digunakan untuk menyimpan aneka barang dan dilengakapi sistem pengaman seperti kunci. Menurut KBBI III, lemari adalah peti besar yang memiliki pintu/berpintu, tempat menyimpan sesuatu barang. Wikipedia

Pada umumnya, setiap material lemari memiliki kualitas serta kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda yang juga mempengaruhi setiap fungsi dan manfaatnya.

Meskipun pada praktiknya setiap jenis material lemari bisa digunakan untuk berbagai keperluan yang berbeda, namun tentu jauh lebih baik bila disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya, Anda ingin menyimpan seluruh pakaian di lemari besi agar awet tak dimakan rayap, bisa kan?

Tentu saja hal tersebut dapat dilakukan, namun, alangkah lebih baik bila penggunaan jenis lemari tertentu disesuaikan juga dengan material pembuatnya.

Jenis-jenis Lemari Antara lain sebagai berikut:
1. Lemari-lemari warkat
Mempunyai ukuran besarnya (volume) antara 0,5m³ sampai 1m³ adalah termasuk lemari golongan B. Adapun yang lebih besar dari itu termasuk golongan A. Sedangkan yang lebih kecil dari golongan C. Lemari ini biasanya dipergunakan untuk menyimpan warkat (papers) yang belum diolah atau belum di file.
2. Lemari rak
Yaitu suatu jenis lemari untuk menyimpan map dan bundel laporan ataupun dokumen yang lainnya yang sudah disusun ke dalam map besar (ordner). Juga untuk lemari rak ini ukuran dan golongannya sama dengan lemari warkat.
3. Lemari Brangkas (cash-box)
Digunakan untuk menyimpan uang, check dan surat berharga lainnya.
4. Lemari laci arsip beroda
Ialah sejenis lemari kecil dengan lereng-lereng atau kaki, dengan laci yang biasanya ditaruh di bawah bangku atau meja.
5. Lemari pendek
adalah sejenis perabot kantor panjang pendek dengan laci atau kompartemen untuk menyimpan berbagai barang.

Tentu dalam pemilihan lemari Anda harus mempertimbangkan beberapa hal seperti kualitas bahan baku, kesesuaian ukuran ruangan, dan desain lemari.

Fungsi lemari pada dasarnya untuk menyimpan barang-barang dan menaruh pakaian agar rapi. Selain itu, lemari juga bisa mendukung desain interior Anda agar lebih cantik dan indah.

Secara umum, model lemari yang ada sering kali berbentuk persegi panjang dengan model pintu lemari yang dibuka ke arah luar. Anda tentu masih melihat model-model lemari seperti itu, dan kini Anda bisa mencoba berbagai bentuk lemari unik yang akan membuat kesan lebih pada interior rumah Anda.

Sekilas di website ini akan dibahas mengenai bahan material furniture lemari 2 bahan utama saja yaitu bahan kayu solid dan bahan kayu olahan. Mengapa? Karena tukang tukang kayu kami adalah tukang yang bisa dan terbiasa membuat furniture dan lemari dari dua bahan itu.

Bahan Lemari dari Bahan Kayu Solid.

Kayu solid adalah kayu alami, yang digunakan dalam bentuknya yang utuh, termasuk setelah diolah menjadi balok, papan, atau dibubut. … Kayu solid mengacu kepada pemanfaatan kayu secara utuh, baik berupa balok, papan, silinder kayu (untuk tiang, kaki furnitur), atau pun bentuk-bentuk yang lain. Kayu solid adalah kayu yang diolah secara langsung dari jenis pohon kayu tersebut dan biasanya cukup digemari karena memiliki tingkat ketahanan dan keawetan yang tinggi. Dengan mengenal berbagai pilihan jenis kayu solid, kamu dapat lebih mudah memilih furnitur yang cocok dengan warna ruang atau style rumah kamu. Selain itu, jenis kayu solid juga memiliki perbedaan dalam cara merawatnya dan perlu dijadikan pertimbangan saat membeli.

Beberapa kayu yang dapat digolongkan sebagai kayu solid di antaranya adalah kayu jati, mahoni, trembesi, pinus dan lain sebagainya. Kayu-kayu tersebut biasanya telah tumbuh di hutan selama bertahun-tahun baru bisa digunakan sebagai bahan furniture. Dalam pembuatan furniture, ada beberapa kayu solid yang paling banyak digunakan oleh para pengrajin mebel. Kayu solid tersebut adalah kayu jenis jati. Jenis kayu ini dinilai sebagai bahan kelas satu di bidangnya. Kayu ini memiliki serat dan warna yang alami. Kayu jati lebih tahan lama jika dibandingkan dengan kayu jenis lainnya, apalagi jika diadu dengan kayu olahan.

Kayu Sungkai. Kayu ini sering digunakan oleh pengrajin untuk membuat furnitur dalam ruangan karena memiliki warna yang terang. Kayu Sungkai dapat diolah menjadi veneer yang warna dan coraknya banyak diminati oleh pasar. Corak kayu ini memiliki perpaduan antara warna kuning dan cokelat muda, yang dapat memberikan suasana segar dan cerah sebagai furnitur dalam ruangan, seperti kursi dan lemari.

Penggunaan kayu ini disarankan bukan untuk keperluan outdoor kecuali dengan pengolahan khusus, karena berada di kelas kekuatan II-III dan kelas awet III, yang beresiko terhadap serangan rayap dan air. Kayu ini tetap popular digunakan karena mudah ditemukan sehingga harganya tidak begitu tinggi.

Kayu Sonokeling. Kayu Sonokeling merupakan kayu yang memiliki corak yang indah, bewarna cokelat gelap dengan alur-alur berwarna hitam membuat kayu ini terlihat sangat eksotis, sehingga sering disebut sebagai Rosewood-nya Indonesia. Pohon ini banyak tumbuh di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur terutama di daerah-daerah yang berbatu dan agak kering.

Kayu Sonokeling termasuk kayu keras dengan kekuatan di kelas II dan kelas awet I, sehingga sering dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis produk, mulai dari furnitur, alat musik, hingga alat-alat olah raga. Karena kekuatannya tersebut, kayu ini juga sering menjadi bahan konstruksi dan kusen. Kayu Sonokeling juga memiliki kadar air yang rendah serta cukup menghasilkan minyak kayu membuatnya sangat tahan akan serangan rayap dan jamur pembusuk kayu.

Kayu Jati. Kayu Jati banyak tumbuh di hutan tropis Asia Tenggara. Lapisan minyak pada kayu jenis ini kaya sehingga membuatnya menjadi sangat tahan air. Minyak ini pula yang menyebabkan kayu jati untuk furnitur terlihat selalu bersinar dan tahan dibiarkan dalam jangka waktu lama bahkan diluar ruangan sekalipun. Hal ini membuat kayu jati dapat digunakan sebagai furnitur dalam maupun luar ruangan, seperti kursi makan dan lainnya.

Kayu Jati memiliki warna coklat kemerahan yang dapat berubah menjadi lebih muda setelah terkena sinar matahari. Kayu ini memiliki kelas kekuatan I dan keawetan I-II karena tahan terhadap air dan cuaca yang lembab, kayu ini juga anti bakteri dan tak mudah lapuk sehingga perawatannya menjadi cukup mudah. Salah satu keunggulan kayu ini adalah tingkat kelunakannya yang cukup tinggi sehingga dapat diukir. Meskipun lunak, seratnya yang tebal membuat kayu ini dapat tahan terhadap benturan.

Bahan Lemari dari Bahan Kayu Olahan.

Pengertian kayu olahan adalah kayu yang telah melewati proses pengolahan. Dari namanya saja sudah dapat dipahami bahwa kayu jenis ini merupakan kayu buatan manusia atau tidak alami. Kayu tersebut tersusun dari berbagai campuran partikel. Dalam pembuatannya memerlukan beberapa bahan termasuk serbuk gergajian dari kayu solid, lem, yang kemudian ditekan sedemikian rupa dengan alat sehingga membentuk sebuah papan.

Dengan kasat mata, kayu olahan ini akan tetap menampakkan bahan-bahan campuran tersebut. Kayu jenis olahan sendiri memiliki beberapa jenis di antaranya jenis multiplek (triplek), MDS (Medium Density Board), Blockboard dan lain sebagainya. Perbedaan kayu solid dan kayu olahan akan sangat tampak.

Kayu olahan terbuat dari berbagai bahan campuran atau limbah dari kayu solid. Materi tersebut kemudian disatukan untuk membuat kayu olahan dengan alat yang memiliki tekanan sangat tinggi. Jadi mendapatkan kayu jenis olahan ini memang akan lebih mudah dibandingkan kayu alami atau kayu solid. Itulah kenapa kayu olahan relatif lebih murah daripada kayu solid.

Kayu olahan yang paling sering muncul untuk mebel misalnya, ada beberapa pilihan seperti kayu lapis (triplek atau multiplek), particle board, MDF, atau HDF merupakan Jenis Jenis Kayu Olahan.

Triplek adalah kayu lapis yang terdiri dari 3 lapis vinir. Pada umumnya triplek biasa ketebalannya berkisar antara 4 sampai 6 milimeter. Triplek dinilai lebih ekonomis karna dapat dipakai kembali, tetapi triplek tidak tahan air dan kelembapan.

Multiplek/Plywood lebih tebal dari tripleks. Bahan ini memiliki lebih dari 3 lapis vinir. Arah serat di antara lapisan bawah dan atas harus dibuat searah. Untuk ketebalan multiplek, tersedia dalam ukuran 9, 12, 15, 18, hingga 24 milimeter. Bahan multiplek mudah dibentuk menjadi beragam model dan memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus. Namun multiplek tidak terlalu tahan terhadap air dan kelembapan. Jenis kayu ini paling banyak dipakai sebagai material pembuat kitchen set, lemari, meja, dan tempat tidur. Oleh karena plywood mempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas maka kadang perlu diberi pelapis tambahan seperti venner(irisan kayu tipis) PVC ataupun melaminto. Harga kayu lapis lebih murah dari kayu solid tapi lebih mahal dari kayu olahan lainnya.

Particle board adalah kayu olahan yang terbentuk dari serbuk kayu yang dicampur dengan bahan kimia khusus. Setelah itu, campuran disatukan dengan lem, baru kemudian dikeringkan. Keuntungan menggunapak papan particle adalah ukuran penyusutan pada bagian lebar-panjangnya relative kecil meski bagian ketebalannya sangan peka terhadap kepembapan. Walaupun sering digunakan sebagai bahan dasar furniture, sebenernya kayu ini tergolong tidak tahan lama. Dalam kurun waktu tertentu, particle bisa berubah bentuk, terutama jika terkena air, menopang beban yang amat berat, maupun sering dipindah2.

Prosesnya kurang lebih hampir sama dengan MDF hanya bahan MDF lebih halus dan seragam, sedangkan partikel board lebih kasar dan tidak beraturan. Harga particle board paling murah diantara kayu olahan lainnya. Musuh terbesarnya adalah air sehingga mempunyai keterbatasan dalam pemakaiannya di rumah tangga. Jika bahan ini basah maka kekuatannya akan hilang. Selain itu particle board juga dapat melengkung jika menahan beban berat.

Dalam proses finishingnya particle tidak bisa di cat atau di coating karena teksturnya yang kasar. Sehingga untuk menutupi permukaannya dipakai lapisan veneer, laminate atau fancy paper laminate yang direkatkan. Berhati hati juga karena partikel board tidak bisa digabungkan memakai paku atau sekrup biasa. Biasanya pabrik menggunakan semacan perekat atau sekrup khusus untuk menginstal furniture berbahan particle board.

MDF adalah jenis kayu yang tidak berlapis yang terbuat dari campuran bubur kayu dan bahan kimia tertentu. MDF tersedia dalam ketebalan 8, 12, 16 ,22, hingga 30 milimeter. Untuk finishing, gunakan saya irisan kayu lapis (vinir) atau pelapis kertas yang tersedia dalam beragam warna dan tekstur. Kelebihan daripada bahan MDF adalah: lebih tahan gores, warna tidak cepat pudar, ukuran dan presisisnya lebih stabil. Sedangkan untuk kelemahannya, MDF tidak tahan air atau kelembapan.

Blockboard. Blockboard merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil ( sekitar 2.5 – 5 cm ) yang dipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinya sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya bisa 12 mm, 15 mm dan 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks.

Blockboard biasanya dibuat dari kayu lunak sehingga tidak sekuat plywood. Harganya pun sedikit dibawah plywood. Jenis block board yang banyak tersedia adalah teakblok (memakai lapisan venner kayu jati). Cukup baik untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set.

Faktor Faktor Penentu Biaya Pembuatan Lemari

Untuk membuat lemari, banyak faktor yang menentukan sehingga sebuah lemari bisa dihargai. Namun faktor faktor tersebut umumnya dibuat dari bahan utama pembuatan lemari, faktor finishing pembuatan lemari, faktor aksesoris pembuatan lemari dan faktor custom lainnya. Harga lemari hpl per meter di setiap jasa pembuatan interior tentu berbeda-beda. Ada jasa pembuatan interior lemari yang memberikan penawaran harga mahal, namun ada juga yang bisa memberikan penawaran harga murah. Dan hal ini membuat beberapa konsumen merasa kebingungan ketika akan melakukan pemesanan lemari. Jika konsumen tidak selektif dan berhati-hati ketika melakukan pemesanan di tempat pembuatan lemari. Tentu mereka akan merugi sendiri. Baik dari segi anggaran yang sudah dikeluarkan dan juga hasil lemari nantinya. Oleh sebab itulah sebelum konsumen melakukan pembelian lemari ini tentunya konsumen harus membuat pertimbangan yang lebih matang lagi. Lemari sendiri merupakan salah satu perangkat penting untuk sebuah rumah.

Disini akan kami bahas sedikit banyak mengenai hal ini.
1. Bahan Baku Pembuatan Lemari
2. Jenis Finishing Pembuatan Lemari
3. Jenis Aksesoris Pembuatan Lemari
4. Jenis Custom Pembuatan Lemari

Untuk perhitungan harga lemari berdasarkan ukuran banyak dikenal dengan cara hitungan per m2 namun untuk lemari dapur dan credenza umumnya menggunakan perhitungan meter lari (m1).

Cara perhitungan harga lemari dengan menggunakan metode hitung m2 yaitu dengan mengalikan panjang lemari dengan tinggi lemari dikali harga per meter persegi,Sedangkan untuk kedalaman lemari tidak termasuk dalam perhitungan karena ukuran standar lebar lemari maksimal adalah 60 centimeter atau terkadang bisa kurang dari ukuran tersebut dikarenakan terbatasnya ukuran ruangan.

Rumus perhitungan harga lemari secara sederhana adalah

panjang X tinggi X harga per meter

Pada umumnya cara menghitung biaya pembuatan lemari adalah dengan harga per meter persegi dan dikalihkan dengan jumlah volume dari lemari yang hendak dibuat. Misalnya. Ukuran membuat lemari dengan bahan kayu olahan bentuk L dengan total panjang adlah 6 meter dan tinggi 3 meter, maka untuk menentukan volumenya kita hitung saja panjang dikali tinggi lemari yaitu 6 m x 3 m = 18 m2. Mengapa tidak ada lebar dihitung? sebab pada umumnya lebar lemari dipatok adalah 60 cm atau kurang. Jika anda menghendaki lebar lebih dari 60 cm maka perhitungannya akan berbeda dari cara perhitungan diatas. Nah, 18 m2 kemudian dikalihkan dengan harga per meter persegi lemarinya, misalnya harganya adalah Rp 1.8 juta per m2, maka total harganya adalah Rp 32.400.000,-. Biaya total ini tentukanya akan memiliki spek bahan materal tersendiri. Misalnya bahan utama plywood 18 mm, dalam melaminto, aksesoris seperti handle, kunci, rel dan lainnya menggunakan merk standard, non kaca cermin dan sebagainya. disini konsumen mendapatkan gambaran akan apa yang akan dibuat oleh tukang lemari. Jika anda mengehendaki ada cermin didepan pintu atau penambahan lampu dalam lemari, maka biasanya tukang lemari akan menghitung tersendiri penambahan material dan jasa pasang kaca cermin dan lampu listrik dalam lemari.

Sementara untuk pembuatan lemari 3 pintu dengan bahan kayu jati dan finishing cat melamik dengan aksesoris standard bisa jadi per m2 nya adalah Rp 3.5 juta. maka jika lemari 3 pintu dengan bahan kayu jati ukuran 2 m x tinggi 2 m volumenya adalah 4 m2. Untuk biaya nya bisa diperkirakan sekitar 4 m2 X Rp 3.5 juta = Rp 14 juta.

Sementara itu untuk membuat lemari dapur atau kitchen set sistem perhitungannya sedikit berbeda.  Biaya pembuatan Kitchen Set dapat dihitung dilihat dari :
1. Design & Model Kitchen Set yang akan dibuat.
2. Jenis bahan dan Matrial Kitchen Set yang digunakan.
3. Finishing yang digunakan untuk Kitchen Set.
4. Luas Kitchen Set yang akan dibuat.

Dari ke empat diatas maka kita dapat menentukan dan menghitung harga pembuatan Kitchen Set, dan harga dihitung dari per meter larinya.

Meter lari adalah satuan panjang total bidang terluar dari Kitchen Set lalu di kurangi lebar kedalamannya.

Didalam pembuatan kitchenset, Harga per-meter lari sebuah kitchen set dihitung dari luas area pembuatan lemari kabinet (matrial dasar+jenis finishing+biaya pasang), untuk peralatan dan accessoris tidak termasuk kedalam hitungan, contoh peralatan seperti Microwave , Cookerhood, Kompor gas, kulkas, lampu, tabletop, dan lain sebagainya.

Jenis furniture lain menggunakan ukuran yang sama yaitu dengan metode meter lari, yaitu creenza. Apa itu credenza? Credenza adalah suatu furniture minimalis yang bentuknya seperti lemari sekaligus dapat digunakan sebagai meja. Furniture ini dapat diletakkan dimana saja, baik di ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu dan lainnya sebagainya. Sehingga furniture ini memiliki kegunaan sesuai dengan posisi penempatannya. Biasanya credenza memiliki laci – laci atau pintu kecil untuk menyimpan beberapa peralatan rumah tangga lainnya.

Banyak orang yang menyebutnya dengan lemari Tv, namun lebih tepatnya adalah bentuk dari furniture setengah lemari seperti meja console yang dapat ditempatkan dimana saja sesuai dengan fungsi ruangan. Selain itu credenza dapat menjadi furniture pelengkap pada ruang makan.

Biaya penghitungan biaya pembuatan credenza mirip dengan lemari dapur yaitu dengan per meter lari (m1). Jika credenza umumnya memiliki tinggi sekitar 80 cm dan kedalaman 60 cm. Maka jika kita mau membuat credenza dari bahan multipleks di lapis hpl dengan ukuran 2m, dan jika harga per m1 credenza adalah Rp 1.800.000, maka biaya yang dikeluarkan adalah Rp 1.800.000 x 2 m = Rp 3.600.000,- demikian seterusnya. Jenis hpl dan aksesoris biasanya menentukan.

Biaya Pembuatan Lemari dengan Kayu Solid

Untuk furniture dari kayu solid, pemakaian bahan alternatif pengganti kayu solid dipakai rata2 dengan alasan untuk menekan harga produksi. hal ini wajar sekali karena harga perabot dengan kayu solid yang begitu mahal dan repot pembuatannya. sekarang anda bayangkan, untuk membuat panel kayu lebar 200 x 100 cm dengan ketebalan 3 cm misalnya, para pengrajin mebel jepara bakalan mikir banyak kali sebelum memutuskan untuk membuatannya. panel lebar segitu perlu bahan papan kayu yang berasal dari log/gelondong yang berdiameter besar pula. yang adalah susah nyarinya dan mahal pula harganya.

Proses pengeringan juga harus intens dan hati2 jangan sampai merusak papan mahal, begitupula proses pengerjaannya harus betul2 presisi dan hati2 juga. dengan proses yang njlimet dan merepotkan inipun resiko kerusakan tetap tidak bisa di anggap hilang dan selesai. kayu akan tetap gerak, baik menyusut maupun memuai. tidak akan hilang bahkan sampai ratusan tahun, buktinya…coba kita tengok rumah2 yang memiliki pintu kayu, kita bisa bandingkan jarak / gap antara daun pintu dengan kusen pada saat musim panas dengan musim hujan. pasti beda. dan ini bakal berlangsung selamanya.

Biaya pembuatan furniture seperti lemari pakaian, lemari serba guna, credenza, kitchen set dan sebagainya dari bahan kayu solid tentu akan lebih mahal biayanya tergantung dari jenis kayu dan jenis finishingnya. JIka diumpamakan untuk membuat lemari pakaian dengan ukuran 6 m2 dari bahan plywood atau multipleks per m2 adalah Rp 2 juta, maka dengan bahan kayu solid misalnya kayu jati bisa jadi akan Rp 3.5 juta per m2 dikalihkan 6 m2 = Rp 21 juta. Disini berlaku juga untuk jenis kayu lain jenis kayu seperti kayu merbau, kayu sungkai, kayu kamper dan lainya.

Biaya Pembuatan Lemari dengan Kayu Olahan

Lalu bagaimana biaya pembuatan funiture lainya denganbahan kayu olahan seperti multipleks/plywood, block board, particle board dan lainya? Prinsipnya untuk  membuat lemari menggunakan ukuran m2 dan ukuran m1,yaitu diukur dengan ukuran m2 atau m1 dilihat dari mana ukuran tersebut bisa lebih luas. Misalnya untuk membuat lemari baju atau lemari serba guna dengan bahan plywoo multipleks maka digunakan ukuran m2 dengan misalnya contoh harga per m2 pembautan lemari pakaian adalah Rp 2 juta, misalnya volume lemarinya adlaah 12 m2 maka biaya yang dikelurkan adalah Rp 2 juta dikalihkan 12 m2= Rp 24 juta. Demikian seterusnya. Tetapi harga itu berlaku dengan sayrat dan ketentuan umum yaitu bahan dari plywood/multipleks, menggunakan blok min 1 sisi dalam dan sisi luar menggunakan hpl merk taco atau merk standard dan menggunakan aksesoris seperti engsel, handle dan kunci dan rel dengan merk huben. Disini syarat dan ketentuan ini sudah berlaku umum. Tetapi jika komponen ini berubah maka bisa jadi akana ada perubahan harga meski tidak banyak namun pasti berubah. Misalnya penambahan cermin pada area pintu akan menambah biaya cermin, menambah area meja rias maka akan menambah biaya meja riasnya sendiri dan aksesoris lainnya.

Bagaimana jika pembuatan lemari menggunakan bahan seperti particle boar atau mdf? Maka tentu biayanya bahan utama akan turun. JIka dengan aksesoris sama dan menggunakan jenis finishing yang sama dengan bahan seperti diatas, maka bisa jadi harga per m2 nya bukan Rp 2 juta seperti bahan multipleks/plywood, namun bisa lebih murah Rp 1.8 juta per m2nya, sehingga tinggal dikalihkan volume ruangan lemari yang akan dibuat.

Biaya Pembuatan Lemari dengan Finishing HPL

Salah satu unsur penting dalam pembuatan lemari adalah finishing atau tampilan akhir dari lemari yang dibuat, yiatu menggunakan hpl.

High Pressure Laminate (HPL) yaitu laminasi dengan tekanan tinggi yang merupakan salah satu bahan finishing umum digunakan dalam produk mebel dan permukaan interior. Dalam pekerjaan pemasangan HPL bisa digunakan sebagai penutup permukaan untuk cabintets, meja, kitchen set, dekorasi interior, dll meningkatnya biaya dan kekurangan pasokan bahan kayu yang nyata, seiring dengan meningkatnya permintaan dari bahan yang ramah lingkungan telah membuat HPL sebagai salah satu yang paling populer finshing bahan untuk produk furniture dan dekorasi interior.

HPL ( High pressure Laminated ) adalah lapisan akhir atau finishing berbagai benda furniture berbahan dasar plastik yang tipis yang akhir – akhir ini menjadi sangat familier dan cukup menarik minat dunia furniture, terutama untuk furniture berbahan dasar multiplek yang mana biasanya finishing/pelapis terluar menggunakan bahan triplek corak ( jati, sungkai, mahoni, megateak , nyatoh ) kini secara perlahan dan pasti mulai ditinggalkan.

HPL memiliki bermacam ragam corak dan warna permukaan yang dapat kita gunakan, dan dari berbagai ragam tersebut yang paling banyak merupakan corak dan warna kayu berbagai jenis. Ada pula warna dan kesan metalik.

HPL memiliki kelebihan yaitu cukup anti gores dan anti air. Tidak seratus persen anti gores, namun memang material ini kuat berkat bahan utamanya yang merupakan plastik keras PVC dengan permukaan bertekstur. Material ini lebih kuat daripada material sheet yang biasanya digunakan untuk melapisi furniture murah yang dijual di toko-toko furniture biasa.

HPL memiliki kelebihan berupa pengerjaan yang lebih bersih daripada menggunakan cat duco atau sanding, karena material ini di lem pada multipleks. Bagi pengrajin meubel dan furniture multipleks, material ini memiliki keunggulan bersih dan cepat.

Kelebihan dalam pemasangan hpl antara lain:

1. Prosesnya cukup praktis (tanpa finishing tukang semprot), mudah dan lebih cepat pengerjaannya.
2. Cost dan biayanya lebih rendah
3. Furniture yang menggunakan finishing HPL tidak memerlukan tukang khusus finishing, cukup tukang kayu saja.
4. Warna dan motif furniture akan sama, tidak beresiko belang-belang seperti jika menggunakan finishing cat duco.
5. Memiliki banyak sekali jenis, mulai dari motif kayu, warna solid, metalik, hingga motif seperti marmer dan granit.
6. Pemakaian HPL lebih cepat selesai dibanding dengan finishing spray.
7. Cocok untuk furniture dengan tampilan yang modern dan minimalis.
8. Lebih bersih dalam aplikasinya.
9. Ketahanan yang lebih baik terhadap panas, goresan, zat kimia.
10. Relatif lebih murah.

Namun disamping kelebihan-kelebihan tersebut, ada pula kelemahan material HPL ini, antara lain:

1. Pengerjaan dengan HPL menyulitkan atau bahkan tidak mungkin untuk membuat bidang yang lengkung terlalu kecil, misalnya sudut lengkung dengan jari-jari 5cm. Karena itu biasanya bidang lengkung yang terlalu kecil tersebut akan menggunakan paduan dengan sheet plastik.
2. Pemotongan HPL yang kurang sempurna akan mengakibatkan terlihat adanya lapisan ketebalan HPL dan banyak pula kasus HPL terlihat kurang rapi pada sudut-sudutnya.
3. Secara fisik HPL sangat keras, tingkat flexibelnya rendah dan mudah patah sehingga jika tidak hati-hati akan meningkatkan biaya produksinya.
4. Lapisan HPL sering lepas jika proses lem nya tidak sempurna
5. Tampilan HPL tidak semewah Cat Duco.
6. Dibanding Decosit, HPL sedikit lebih mahal.
7. Bagian edging harus difinishing lagi.
8. Kurang natural dibandingkan cat melamik, dimana cat melamik dapat menampilkan keaslian motif urat kayu dari material kayu yang dipakai.

Cara Pemasangan HPL

• Siapkan media yang akan difinishing pakai HPL, untuk pengaplikasianya pada bidang kayu plywood, MDF, blocboard, particel board. Bersihkan media tesebut, dengan cara di ampelas sampai rata, lalu bersihkan debu dan kotorannya.

• Siapkan Hpl, lalu potong sesuai dengan ukuran, dilebihin sekitar 0.5 cm atau 1cm, jangan terlalu dipas media tersebut. Pemotongan bisa dilakukan dengan pisau kater, atau pisau khusus yang di jual dimatrial.

• Sediakan Lem kuning atau lem pox, lalu oleskan ke masing-masing media, baik hpl dan juga media yang akan kita tempel, diamkan sekitar 3 – 5 menit, kalau sudah berasa kering tempelkan hpl tersebut, mulai dari ujung sudut atas sampai bawah, di urutkan ke arah akhir sampai rata, di usahakan harus tidak ada yang gelembung di dalamnya.

• Potong ujung hpl sampai rata dan halus, dengan mengunakan benda tumpul seperti kikir, pengaris siku, atau juga kalau ada, pake sirkel mesin runci atau anda juga bisa menggunakan mata pisau ketam dan juga penggaris siku. Itulah alat potong yang biasa kami gunakan.

• Untuk merapihkan tiap sambungan, bisa di dempul / oleskan cat sesuai warna hpl tersebut.

• Sisa lem yang nempel pada Hpl bisa di bersihkan dengan bensin.
berikut adalah contoh pekerjaan yang sudah selesai.

Secara umum jenis HPL dibedakan menjadi dua macam, yaitu produk premium dan produk standart. Kedua jenis ini dibedakan berdasarkan kualitas dan motif yang digunakan. Jenis HPL premium merupakan jenis produk dengan kualitas yang paling baik.

Sedangkan produk standart memiliki kualitas dibawah premium. Motif dan warna HPL premium juga lebih banyak dan bagus dibanding HPL standart. Meskipun memiliki perbedaan jenis, pada umumnya HPL memiliki 3 lapisan yang sama, yaitu overlay paper, pattern paper, dan kraft paper. Pemilihan jenis ini juga harus disesuaikan dengan tempat. HPL premium merupakan jenis yang paling cocok digunakan untuk semua lokasi.

Harga HPL sendiri per lembar juga beragam. Untuk HPL premium berkisar ratusan ribu rupiah. Sedangkan untuk HPL standart harganya mulai jutaan rupiah. Anda bisa memilih jenis HPL dan harga sesuai selera dan kebutuhan Anda. Nah demikianlah sedikit ulasan mengenai jenis HPL dan harga yang cocok untuk semua lokasi.

Untuk menghitung biaya pembuatan lemari hpl, sesudah ditentukan volume lemari yang akan dibuat maka ditentukan juga apakah akan dihpl lemari luar dalam atau digunakan melaminto sisi dalam dan luar hpl? kemudian jenis hpl yang digunakan apakah hpl standard atau hpl premium dan berkelas?

Kedua komponen ini sangat menentukan biaya pembuatan lemari hpl. Jika pembuatan lemari menggunakan hpl kedua sisi dalam dan luar maka biaya yang dikeluarkan bisa jadi lebih tinggi dibandingkan pembuatan lemari dengan bahan melaninto sisi dalam dan luar hpl saja? Berapa kisaran harganya? Misalkan biaya pembuatan lemari pakaian dengan spek bahan utama plywood atau blok min sisi dalam dan sisi luar hpl adalah Rp 2 juta per m2, maka jika dengan volume sama tapi lemari dihpl sisi dalam dan sisi luar, bisa jadi harganya akan naik jadi Rp 2.3 juta per m2. Kira kira gambarannya sepeti itu, Mengapa? karena kebutuhan akan hpl juga bertambah jadi sisi dalam dan sisi luar serta biaya tukang bikin lemari juga bertambah karena tenaga dan waktu yang dikeluarkan lebih banyak.

Kita mengenal banyak jenis ragam lemari yang ada disekitar kita baik di rumah, kantor, sekolah dan lainnya. Maka kita bisa tahu ada lemari pakaian atau lemari baju, lemari arsip dokumen, lemari surat, lemari credenza, lemari penyimpanan alat, lemari buku, lemari komputer, lemari pajangan atau lemari display, lemari sepatu, lemari tas, lemari lainnya. Pada umumnya lemari tersebut dibuat karena kebutuhan yang memang dibutuhkan dirumah atau dikantor atau disekitarnya.

HPL umumnya dapat dikerjakan untuk semua jenis lemari dari bahan diatas yaitu bahan plywoo d atau multipleks, bahan mdf board, bahan particle board dan bahan blockboard. Meski bahan lemari dari kayu solid dapat dikerjakan namun umumnya kayu solid tidak menggunakan hpl sebagai bahan finishing melainkan menggunakan bahan cat seperti plitur, melamik atau cat duco dan jenis cat lainnya.

Pada umumnya cara menghitung biaya pembuatan lemari pakaian adalah dengan harga per meter persegi dan dikalihkan dengan jumlah volume dari lemari yang hendak dibuat. Misalnya. Ukuran lemari pakaian bentuk L dengan total panjang adlah 6 meter dan tinggi 3 meter, maka untuk menentukan volumenya kita hitung saja panjang dikali tinggi lemari yaitu 6 m x 3 m = 18 m2. Mengapa tidak ada lebar dihitung? sebab pada umumnya lebar lemari dipatok adalah 60 cm atau kurang. Jika anda menghendaki lebar lebih dari 60 cm maka perhitungannya akan berbeda dari cara perhitungan diatas. Nah, 18 m2 kemudian dikalihkan dengan harga per meter persegi lemarinya, misalnya harganya adalah Rp 1.8 juta per m2, maka total harganya adalah Rp 32.400.000,-. Biaya total ini tentukanya akan memiliki spek bahan materal tersendiri. Misalnya bahan utama plywood 18 mm, dalam melaminto, aksesoris seperti handle, kunci, rel dan lainnya menggunakan merk standard, non kaca cermin dan sebagainya. disini konsumen mendapatkan gambaran akan apa yang akan dibuat oleh tukang lemari. Jika anda mengehendaki ada cermin didepan pintu atau penambahan lampu dalam lemari, maka biasanya tukang lemari akan menghitung tersendiri penambahan material dan jasa pasang kaca cermin dan lampu listrik dalam lemari.

Untuk anda yang membutuhkan jasa pembuatan lemari pakaian, jasa bikin lemari baju custom dan sejenisnya di area Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi silahkan hubungi kami, dengan senang hati kami akan membantu anda. Terimakasih

Menghitung biaya pembuatan rak lemari buku hpl, tentu perlu diketahui desain dan ukurannya. Jika menggunakan bahan plywood, lapis hpl dan model minimalis dengan pintu kaca di depan dan lampu kecil,maka biaya perhitunganya biasaya menggunakan metode meter persegi dikalihkan harga per meter perseginya. Misalnya ukuran rak lemari buku hpl yang mau dibuat adalah 3 m x 3 m= 9 m2. Jika harga per meter persegi rak lemari buku adalah Rp 1.8 jt maka total biaya yang dikeluarkan adalah Rp 1.8 jt X 9 m2 = Rp 16.200.000m- tentu biaya ini memiliki spek bahan material tertentu yang mendukungnya. Jika menggunakan bahan material lain yang speknya lebih tinggi danmenggunakan tambahan seperti lampu, katrol, dan sebagainya, tentu biayanya akan dihitung lebih detail lagi kemudian.

Bagi anda yang memerlukan jasa pembuatan rak lemari buku atau lemari buku custom silahkan hubungi kami. Dengan senang hati kami akan mem bantu anda. Terimakasih.

Untuk membuat rak display maka dengan komponen bahan utama dari kayu, kita bisa menghitung biaya pembuatan rak lemari display dari volume ruangannya. Misalnya rak display mau dibuat ukuran lebar 2 meter x tinggi 2 meter maka volumenya ada 4 m2. Bahan yang digunakan adalah plywood 18 mm, kaca 9 mm, engsel, handle, dan di cat duco putih. Maka dari volume ruangan, spek bahan material dan jenis finishing kita bisa tahu seberapa biaya yang harus dikeluarkan. Jika bahan utama adalah plywood, umumnya harga dihitung per m2, misalnya untuk harga tahun 2018 adalah Rp 2.300.000,- per m2, maka biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan rak lemari display adalah Rp 2,3 juta x 4 m2 = Rp 9.2 juta rupiah, dengan spek diatas. Komponen diatas umumnya terbagi antara komponen biaya material, komponen biaya tukang, komponen biaya pengecatan, komponen biaya antar. Maka dengan mendetailkan hal tersebut, margin keuntungan biasanya sebesar 10 persen hingga 15 persen saja. Belum lagi jika harus ada garansi pekerjaan, maka umumnya tukang bikin lemari rak display akan bekerja maksimal agar selama masa garansi tidak ada masalah yang bisa menyebabkan pengeluaran kembali.

Namun perhitungan biaya diatas bukanlah sebuah patokan baku, karena pada beberapa jasa tukang bikin rak lemari, harga bisa naik dan bisa turun, tergantung dari spek atau niat mereka. Kadang ada yang memberikan harga jauh dibawah harga perhitungan pasar, mungkin karena mereka menggunakan bahan baku bekas atau lama sehingga bisa menghemat biaya, meskipun sebenarnya termasuk membohongi konsumen. Namun kita kembali ke hukum pasar, ada barang maka ada kualitas. Artinya barang yang bagus dibentuk dari bahan material yang bagus tentu harganya juga akan naik. Demikian sebaliknya. Nah sebagai konsumen tentu anda perlu cerdas untuk menilai, melihat dan memahami komponen tersebut agar bisa menilai secara wajar dan jernih.

Untuk membuat lemari hpl maka kita harus memilih bahan utamanya yaitu plywood dengan kualitas terbaik. Banyak plywood dengan kualitas macam macam, maka jika anda mau membuat lemari dengan bahan utama plywood pilihlah plywood dengan merk yang bagus yaitu plywood yang direkomendasikan sebagai besar pekerja interior yang tahu mana plywood yang jelek dengan merek dan tanpa merek serta mana plywood yang bagus dan bermutu dengan merk dan tanpa merk. Umumnya plywood jelek ketahuan pada saat dipilih yaitu permukaan tampak kasar, kurang berat atau terlalu ringan dan berbunyi kosong ketika diketuk. Maka sebaliknya plywood yang bagus pasti permukaannya halus, nampak berat dan ketika diketuk berbunyi padat. Ketika dipotong maka plywood yang jelek biasanya sisi dalamnya banyak kosongnya alias banyak ronngga, sebaliknya plywood bagus ketika dipotong padat dan tidak ada rongga. Disini umumnya kualitas plywood bisa mempengauhi kualitas awet dan tidaknya hpl yang dipasang pada furniture yang dibuat.

Sebelum memutuskan menggunakan lemari dengan finishing hpl tentu kita harus tahu corak, warna hpl mana yang cocok untuk ruangan kita agar secara interior keindahannya dapat sesuai dengan furniture lain yang sudah ada. Biasanya pekerja interior memberikan sample hpl dari beberapa merk hpl berdasarkan grade hplnya baiik dari sisi perbedaan harga dan dari sisi perbedaan kualitas. Semakin bagus dan berkualitas maka biasanya lapisan hpl semakin mahal harga per lembarnya, Bisa sampai 900 ribu per lembar hpl.

HPL memiliki bermacam ragam corak dan warna permukaan yang dapat kita gunakan, dan dari berbagai ragam tersebut yang paling banyak merupakan corak dan warna kayu berbagai jenis. Ada pula warna dan kesan metalik.

HPL memiliki kelebihan yaitu cukup anti gores dan anti air. Tidak seratus persen anti gores, namun memang material ini kuat berkat bahan utamanya yang merupakan plastik keras PVC dengan permukaan bertekstur. Material ini lebih kuat daripada material sheet yang biasanya digunakan untuk melapisi furniture murah yang dijual di toko-toko furniture biasa.

HPL memiliki kelebihan berupa pengerjaan yang lebih bersih daripada menggunakan cat duco atau sanding, karena material ini di lem pada multipleks. Bagi pengrajin meubel dan furniture multipleks, material ini memiliki keunggulan bersih dan cepat.

Biaya Pembuatan Lemari dengan Finishing Cat

Membuat lemari dengan finishing cat sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membuat lemari dengan finishing lainnya. Bedanya bahan yang digunakan memang menggunakan multipleks atau plywood tertentu yang memang digunakan untuk finishing cat. Disini saya akan bahas mengenai finishing catnya secara lebih detail karena untuk pembuatan lemarinya dengan bahan plywood atau multipleks sudah dibahas diatas.

Triplek adalah salah satu material yang dewasa ini banyak digunakan untuk furniture. Triplek alternatif yang menguntungkan, disamping harganya yang murah triplek juga sangat mudah dibentuk.

Triplek terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan yang direkatkan menggunakan lem dan bagian muka adalah lapisan veneer. Hasil lapisan yang merekat dengan baik karena setiap lapisan direkatkan dengan arah serta yang berlawanan.

Triplek adalah salah satu jenis kayu lapis yang terbuat dair pabrikan. Papan triplek terbuat dari veneer kayu yang direkatkan satu sama lain setiap lembarnya dengan lem. Triplek sendiri adalah material yang paling sering digunakan karena sifatnya yang menguntungkan seperti harga yang sangat murah, memiliki fleksibilitas yang tinggi, pembentukan yang mudah untuk pengolahan bahkan menjaga lingkungan karena sangat mudah untuk didaur ulang.

Pembuatan triplek sendiri disesuaikan dengan serat kayu, setiap lapisan veneer yang ditumpuk harus berjumlah ganjil agar menimbulkan triplek yang lebih kuat dan mencegah adanya pembengkokan atau warping selain itu juga menimbulkan konstruksi seimbang. Jika menggunakan lapisan berjumlah genap dapat menimbulkan distrosi.

Ada berbagai macam ketebalan dari triplek dimulai dari 0.8mm hingga ketebalan 25mm dengan kualitas yang berbeda. Anda bisa memilih ketebalan ini sesuai dengan kebutuhan. Melihat kemampuan dari multiplek ini, bagi Anda yang akan menggunakannya harus mengetahui apa saja kelemahannya agar Anda tidak salah pengaplikasian.

Ada dua fungsi yang perlu diperhatikan ketika memilih bahan pelapis ini. Yang pertama adalah untuk memberikan ketahanan dari air dan kelembaban dan yang kedua adalah untuk memberikan penampilan.

Bahan pelapis triplek ini bisa Anda pilih warna natural atau warna solid tergantung dengan gaya dan juga kebutuhan Anda. Berikut ini ciri bahan pelapis yang seharusnya digunakan pada triplek.

Menutup permukaan triplek dengan maksimal. Penutupan permukaan triplek dengan baik maka Anda membutuhkan cat dasar kayu. Cat dasar yang bisa Anda temukan seperti wood filler atau wood putty akan menutup dengan rapat seluruh permukaan triplek. Fungsingya untuk menutup pori dan cacat kayu yang akan memudahkan air atau kelembaban meresap ke dalam. Cat dasar ini akan mengeras setelah diaplikasikan dan menutup dengan maksimal.

Sebaiknya pilih cat untuk outdoor. Jika Anda ragu dengan ketahanan dari cat indoor maka Anda bisa menggunakan lapisan cat outdoor pada triplek rumah Anda. Ketahanan cat outdoor tentu akan lebih baik mengatasi kelembaban yang ada di dalam ruangan. Ini akan menjamin triplek agar menjadi lebih tahan terhadap air.

Cat ulang furniture umumnya dikenal 2 jenis utama yaitu cat duco dan cat plitur melamin. Walapun ada jenis lain seperti laquer, cat rustic dan lainya namun yang banyak dikenal masyarakat luas adalah 2 jenis cat tersebut. Apa itu cat duco dan cat plitur melamin?

Cat Duco Furniture

Cat duco adalah cat yang digunakan untuk finishing dengan metode spray system. Teknik ini akan mengubah furniture yang masih belum diberikan tampilan selain itu digunakan juga untuk pintu, jendela, dinding kayu, bahkan seluruh bagian rumah yang terbuat dari kayu.Cat Duco adalah Metode penyemprotan dengan cairan cat solid sebagai finishing pada permukaan furniture.dapat berupa glossy atau doff, sedangkan warna dapat berpariasi dengan keinginan sendiri.

Kelebihan dari teknik finishing cat duco adalah:

1. lebih fleksibel, karena bisa diterapkan di hampir semua jenis material kayu furniture/mebel
2. pilihan warnanya tak terbatas, karena cat bisa dicapur untuk mendapatkan warna tertentu
3. memberikan hasil yang terlihat fancy ataupun mewah
4. hasil akhir dapat disesuaikan, apakah tampak glossy (mengkilap) maupun dof

Sementara kelemahan teknik cat duco adalah:

1. waktu pengerjaannya relatif lama, karena ada banyak proses yang harus dilalui
2. harga finishing ini relatif mahal
3. daya tahan cat ini sangat tergantung pada ketebalan lapisan coating dan type cat yang digunakan

Tahap Pengerjaan

1. Bungkus terlebih dahulu komponen” pendukung pada furniture seperti handle, kaca, engsel dll dengan menggunakan lakban kertas dan koran agar tidak terkena cat pada saat proses, sebab akan sulit untuk membersihkan nya.

Haluskan permukaan kayu terlebih dahulu dengan menggunakan amplas no 180 atau 150, amplas seluruh permukaan kayu hingga serat” kayu yang kasar menjadi halus (raba dengan tangan), setelah itu bersihkan permukaan kayu dari debu dan kotoran hasil pengamplasan dengan menggunakan kain bal.

2. Baluti permukaan kayu yang akan diproses dengan menggunakan dempul, agar serat dan pori-pori pada kayu tertutup, dempul adalah komponen yang sifat nya sangat kuat dan keras setelah kering. Untuk pengaplikasiaan nya dapat menggunakan kape. Untuk dempul duco dapat menggunakan dempul dengan dua komponen (hardener) merk yang banyak digunakan biasanya sanpolac perbandingan antara hardener dan dempul nya adalah 1 : 200, dan yang tidak menggunakan hardener bisa menggunakan isamu. Setelah dibaluti dempul tunggu hingga kering hingga dempul menjadi sangat keras, pada suhu normal biasanya dibutuhkan waktu 1 – 2 jam. ingat !! jangan terlalu tebal saat proses pendempulan karena selain dempul lama kering nya proses pengamplasan pun akan semakin sulit dan lama dan hasil pernukaan bisa saja malah menjadi bergelombang bila proses pengamplasan tidak benar. setelah dirasa dempul kering dan keras amplas kembali permukaan kayu, proses ini sangat menentukan hasil dari pengecatan, semakin detail maka akan semakin bagus hasil nya. Untuk proses pengamplasan disarankan untuk menggunakan amplas yg sangat kasar menggunakan amplas no 100 atau 120. bisa juga menggunakan mesin amplas agar proses lebih cepat.

3. Selanjutnya masuk Tahap epoxy sebelum di epoxy pastikan permukaan kayu bersih dari debu dan kotoran, epoxy ini berfungsi untuk menutup serat dan pori-pori kayu serta menguatkan cat. Epoxy ini biasa nya menggunakan hardener dengan perbandingan penggunaanya adalah 1:4, jangan sampai lupa mencampurkan hardener karena jika tidak epoxy tidak akan bisa kering. Untuk pengaplikasiaannya dilakukan dengan cara di semprot, sesuaikan jarak semprot dan tekanan angin, jangan terlalu dekat karena epoxy bisa saja menjadi meler. untuk jarak penyemprotan normalnya adalah 25 – 30 cm. lakukan penyemprotan dengan arah vertikal kemudian horizontal agar penyemprotan menjadi rata pada seluruh permukaan. Apabila warna duco yang dinginkan adalah putih maka sebaiknya gunakan epoxy berwarna putih pula. Setelah disemprot tungguk hingga epoxy kering (cirinya permukaan menjadi agak kasar kembali) kemudian amplas dengan menggunakan amplas no 200 sehingga didapat permukaan yang halus kembali.

4. Selanjutnya kita dapat memberikan warna pada permukaan kayu sesuai dengan selera, pengaplikasiannya dengan cara disemprot. setelah diwarna amplas menggunakan amplas no 400. untuk hasil yang maksimal ulangi proses ini kembali. untuk warna putih biasanya proses warna dilakukan 2 sampai 3 kali hingga warna benar” menjadi putih.

5. Proses terakhir adalah proses clear pastikan terlebih dahulu permukaan benar-benar bersih dari debu dan kotoran, proses ini bertujuan untuk menguatkan dan menghaluskan permukaan sehingga cat tidak mudah pudar atau tergores. Biasanya ada 3 jenis clear doff / semi gloss / gloss, kita dapat memakai yang mana saja sesuai dengan selera. Untuk proses clear pengaplikasiaannya dilakukan dengan di semprot, hanya saja untuk proses ini speed yang digunakan saat menyemprot lebih lambat daripada proses epoxy dan warna, pastikan clear tebal dan merata. Namun hati” jangan terlalu lambat karena dapat mengakibatkan meler, ingat proses clear adalah proses akhir pada pengecatan. Untuk hasil yang benar” maksimal proses ini dapat dilakukan 2 kali, sebelum mengulang proses amplas terlebih dahulu dengan menggunakan amplas no 1000.
6. Proses pengecatan telah selesai.

Jenis Kayu yang di Cat Duco

Ciri khas finishing duco adalah warna hasil akhir solid dengan tak memperlihatkan serat kayu. Tipe finishing ini sangat cocok untuk mengecat meja belajar anak, almari, mainan kayu, dll. Selain itu juga sesuai untuk diterapkan pada media olahan semacam mdf, hdf, hingga tripleks atau multipleks. Sebab, jenis-jenis kayu olahan tersebut tidak memiliki keindahan serat sebagaimana kayu alami. Malah, bila tampilannya masih memperlihatkan bahan tersebut sebagai media olahan, nilai jualnya bisa turun.

Anda akan melapisi kayu dengan cat duco, artinya Anda akan menutup warna kayu dan juga seratnya dengan warna yang benar-benar baru. Anda akan mendapatkannya dengan mudah dan mendapatkan gaya yang benar-benar berbeda.

Berikut ini beberapa jenis kayu yang cocok Anda gunakan atau lapisi menggunakan cat duco.

1. Kayu recycle. Melihat dari kayu recycle maka akan ada banyak cacat yang muncul pada permukaannya. Anda bisa menutupi banyak cacat tersebut menggunakan cat duco. Kayu bekas yang akan Anda aplikasikan harus diberishkan terlebih dahulu dan juga diperhalus. Baru selanjutnya Anda bisa melapisinya dengan aplikasi cat duco.

2. Kayu jati belanda atau pinus. Jenis Furniture yang Menggunakan Cat Duco Kayu

banyaknya blue stain pada kayu jati belanda dan pinus. Penggunaan cat duco pada kayu jati belanda atau pinus alasan utamanya adalah karena jenis kayu ini memiliki banyak cacat dari jamur blur stain. Jamur yang tumbuh dengan warna biru ini tidak dapat dihilangkan yang membuat jenis kayu jati belanda atau pinus tidak terlalu bagus untuk dicat warna transparan. Jadi dengan pengecatan menggunakan warna cat duco akan menutup warna cacat tersebut.

3. Kayu mahoni. Anda yang tidak menyukai warna merah dari kayu mahoni dan ingin mengganti dengan warna putih bisa saja. Anda cukup menggunakan primer coat yang akan melapisi dasar kayu dan menutup warna kemerahan dari mahoni. Kemudian Anda bisa menutupnya dengan warna cat duco kayu warna putih yang akan memberikan tampilan berbeda.

4. Kayu ulin. Kayu ulin memiliki serat lurus berpadu dan kurang memiliki nilai artistik. Namun untuk kekuatan kayu ulin banyak dicari dan juga digunakan. Jika Anda tidak menyukai penampilan serat lurus dan biasa dari kayu ulin maka Anda bisa mengaplikasikan cat duco yang akan memberikan warna berbeda bahkan baru pada furnitur kayu ulin di rumah Anda.

Jika melihat dari jenis kayu yang cocok menggunakan cat duco lalu jenis kayu apakah yang kurang cocok? Salah satu ciri utama dari kayu yang kurang cocok diberikan warna duco adalah kayu jati kampung.

Kayu jati kampung memang memiliki kekuatan yang baik dan juga tahan rayap. Selain itupula warna kayu jati yang kuning keemasan dengan serat kayu yang artistik sangat sayang jika ditutup dengan warna dari cat duco kayu.

Maka sebaiknya pemilihan warna kayu natural transparan sangat cocok pada kayu jati kampung. Warna akan terlihat natural transaparan dan Anda akan meletakannya di dalam ruangan agar ruangan lebih dekat dengan alam.

Cat Melamik

Pengejaan Cat Melamine adalah Metode penyemprotan dengan cairan melamine sebagai finishing akhir pada permukaan furniture,dapat berupa doff atau glossy,warna dapat bervariasi ,dengan warna-warna kayu natural,karna finishing sistem melamine dalam interior design di gunakan untuk furnitur yang ingin menampilkan kesan natural pada serat kayu.

Untuk proses cat melamin ini biasanya tidak sesulit cat duco karena sifat dempul pada cat melamine tidak sekeras pada cat duco sehingga proses pengamplasan relative lebih mudah dari proses cat duco.

Tahap Pengerjaan

1. Bungkus terlebih dahulu komponen” pendukung pada furniture seperti handle, kaca, engsel dll dengan menggunakan lakban kertas dan koran agar tidak terkena cat pada saat proses, sebab akan sulit untuk membersihkan nya.
2. Haluskan permukaan kayu terlebih dahulu dengan menggunakan amplas no 180 atau 150 lakukan pengamplasan searah dengan arah serat kayu jangan berlawanan, amplas seluruh permukaan kayu hingga serat” kayu yang kasar menjadi halus (raba dengan tangan), setelah itu bersihkan permukaan kayu dari debu dan kotoran hasil pengamplasan dengan menggunakan kain bal.
3. Baluti permukaan kayu yang akan diproses dengan menggunakan dempul atau wood filler, agar serat dan pori-pori pada kayu tertutup, pengaplikasiaanya dapat menggunakan Kape atau Scrap, setelah di baluti amplas dengan menggunakan amplas no 180 hingga serat kayu terlihat kembali, ingat lakukan pengamplasan searah dengan arah serat kayu.
4. Proses sending sealer, proses ini bertujuan untuk menguatkan permukaan cat melamine, sending sealer bisa menggunakan hardener ataupun tidak, hanya saja jika menggunakan hardener proses pengeringan akan lebih cepat. Sebelumnya saya akan membahas untuk proses pewarnaan, biasanya perwanaan dilakukan lebih dahulu sebelum proses sending, biasanya bisa diaplikasikan dengan menggunakan kuas kemudian diratakan menggunakan kain bal atau disemprot, hanya saja bila teknik pewarnaan dengan menggunakan kuas dan teknik pekerjaan tidak benar maka hasil dari warna pengecatan bisa saja menjadi belang dan tidak rata, sedangkan apabila proses warna dilakukan dengan disemprot akan menghabiskan banyak bahan untuk warna. Disini saya menyarankan untuk proses warna dilakukan berbarengan dengan proses sending, dengan perbandingan campuran sending dan warna adalah 4 : 1, cara pengaplikasiannya bisa dilakukan dengan di semprot, setelah itu tunggu hingga kering kemudian amplas dengan menggunakan amplas no 40, ulangi proses ini sekali lagi.
5. Clear, pada proses ini sama seperti proses sending, yaitu dengan menggunakan campuran warna dengan prbandingan 4 : 1, lakukan proses ini 2 kali, sebelum melakukan proses akhir pada clear amplas terlebih dahulu dengan menggunakan amplas no 1000, jangan lupa untuk membersihkan permukaan kayu sebelum memulai setiap proses.

Jenis finishing melamine ini jika di aplikasikan dengan baik hasilnya akan halus karena daya tutup pori-pori kayu sangat bagus yang menjadikan barang yang di finishing melamine hasilnya halus dan memberikan kesan mewah.

Jenis finishing melamine ini hanya cocok di tempatkan di dalam ruangan atau di dalam rumah,karena tidak tahan terhadap air,dan panas.jika terkena air secara langsung akan membekas putih di bagian yang terkena air.

Kelemahan lain dari finishing melamine ini baunya sangat menyengat dan tidak sedap,karena melamine menggunakan dua komponen. atau menggunakan hardener sebagai pengeringnya.dan bahan melamine ini termasuk bahan yang mengandung formaldehyde yang paling tinggi diantara bahan finishing yang lainnya.

jika di dalam ruangan masih terdapat bau yang tidak sedap dari barang yang di finishing melamine ini antisipasinya kita harus membuka jendela dan pintu agar sirkulasi udaranya bisa lancar.

Kelemahan lain dari finishing melamin ini jika kita ingin merevisi atau mengubah warnanya kita harus mengampals ulang sampai dasar dan dilakukan penyemprotan atau pelapisan baru.selain itu jenis finishing ini masih belum kuat menahan goresan atau benturan.cara aplikasinya bisa menggunakan kuas atau semprot.

Untuk membuat lemari dengan finishing cat tentu akan beda hitungannya dibandingkan dengan pembuatan lemari dengan finishing hpl misalnya. Untuk biaya ini dihitung 2 kali yaitu biaya pembuatan lemarinya dan biaya pengecatannya. Jadi misalnya pembuatan lemari ukuran 8 m2 dengan finishing cat duco warna putih luar dalam, maka biayanya dihitung pembuatan lemarinya dengan bahan multipleks misalnya Rp 2 juta per m2 dan biaya pengecatan cat duco luar dalam Rp 750 ribu per m2. Itu sebagai contoh kasus saja. Jika demikian  maka biaya yang dikenakan adalah untuk pengecatannya adalah 8 m2 X 750.000 = Rp 6 juta.

Biaya Pembuatan Lemari Dapur Kitchen Set

Lemari dapur kitchen set dalam proses pembuatannya memiliki spek bahan material yang tidak jauh berbeda dengan lemari pada umumnya yaitu menggunakan multipleks plywood atau blokboard dengan finishing hpl atau sejenisnya.

Ada beberapa hal yang harus Anda pahami sebelum mengambil keputusan, baik saat memilih material, tukang yang bertanggung jawab dalam pengerjaan hingga menentukan desain. Ini hal yang harus Anda perhatikan saat membuat kitchen set, seperti dilansir Mabeslor.

1. Perhitungkan Luas Dapur
Hal yang paling pertama harus Anda perhatikan adalah luas tempat di mana Anda akan meletakkan kitchen set. Dengan memperhitungkan luas dapur, Anda bisa mengetahui apa saja yang penting dan tidak erlalu penting untuk ada di kitchen set. Misalnya jika Anda tinggal di apartemen, space dapur biasanya tidak terlalu luas sehingga Anda harus menentukan skala prioritas. Untuk ruangan yang kecil, sebaiknya dahulukan kelengkapan utama seperti kabinet atas (untuk menyimpan piring, gelas, pisau, dan peralatan kecil lainnya), kabinet bawah (menaruh panci, penggorengan, dan alat masak besar lainnya), penghisap asap, kompor gas dan tempat pencuci piring. Pengukuran sangat penting, jangan sampai panci besar Anda tidak muat dalam kabinet karena salah mengukurnya.

2. Material Dasar
Ada banyak jenis bahan yang bisa digunakan sebagai material dasar pembuatan kitchen set, mulai dari multiplex/ plywood, MDF, particle board dan block board. Bahan yang disarankan biasanya multiplex atau plywood, karena selain tahan terhadap rayap, partikelnya juga lebih padat sehingga lebih tahan lama dan kuat untuk pemasangan sekrup. Anda juga bisa memakai kayu solid seperti jati atau meranti, tapi akan memakan biaya yang sangat mahal dan itu bisa menyulitkan jika budget Anda terbatas.

3. Material untuk Finishing
Selain membuat kitchen set jadi lebih indah, finishing juga juga dapat melindungi bahan dasar kitchen set dari kerusakan sehingga lebih tahan lama. Material untuk finishing ada berbagai macam, misalnya deco sheet, HPL, melamic dan duco. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya.

Deco sheet merupakan pelapis tempel dengan bahan elastis dan tipis, biasanya memiliki motif urat kayu. Ini merupakan material paling ideal untuk kitchen set dapur bersih yang jarang digunakan untuk memasak makanan berat. Bahannya fleksibel dan bisa menyesuaikan bentuk kitchen set dan tidak mudah terkelupas. Tapi karena bahannya tipis, decosheet tidak tahan terhadap panas dan minyak, jadi lebih cocok sebagai pelapis kabinet atas.

HPL atau high pressure laminate adalah bahan plastik tipis. Cara pemasangannya lebih kurang sama dengan deco sheet, yaitu direkatkan menggunakan lem tapi bahannya lebih tebal. HPL juga banyak digunakan untuk material finishing kitchen set, karena sangat mudah dibersihkan dan tahan terhadap minyak dan panas.

Melamic merupakan finishing berbentuk cairan yang disemprot sebagai pelapis luar furnitur. Jenis finishing ini memerlukan perawatan ekstra, jangan sampai permukaannya basah atau jarang dibersihkan karena bisa jadi tempat jamur berkembang biak. Pilihan lainnya adalah cat duco, merupakan tipe finishing yang paling mahal namun bisa membuat kitchen set tampak elegan dan hasilnya tahan lama. Cat duco hadir dalam bermacam efek seperti glossy atau doff.

Umumnya, kitchen set terdiri dari banyak tempat untuk barang di bagian bawah dan atas. Berikut adalah gambarannya dan kisaran biaya yang dibutuhkan.

1. Kayu untuk kabinet

Bagian penting dari dapur adalah kabinet atau lemari. Kisaran harga kitchen set minimalis untuk membuat kabinet tergantung material yang digunakan.

Kabinet untuk lemari bawah dan atas pun bisa berbeda-beda, jika desain yang digunakan memang tidak sama. Ada banyak pilihan kayu untuk material kabinet yang tentunya mempengaruhi biaya pembuatan kitchen set yang cukup besar.

Kayu solid merupakan salah satu pilihan yang bisa digunakan untuk membuat kabinet. Kitchen set yang paling utama ini akan lebih bagus memang, jika menggunakan material dari kayu solid atau kayu keras.

Di pasaran, daftar harga kitchen set sendiri juga tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Seperti kita ketahui ada banyak jenis kayu keras, seperti jati, sengon, atau mahoni yang sering diaplikasikan untuk kitchen set dan dengan biaya pembuatan kitchen set yang tergantung dari jenis kayu tersebut.

Anda bisa menentukan sendiri ketebalannya, yang biasanya umum dijual tebalnya antara 3 mm hingga 18mm. Kayu triplek atau multiplek ini bisa menjadi pilihan atau alternatif, jika menggunakan kayu solid dirasa terlalu mahal.

Blockboard adalah salah satu jenis papan kayu yang dibuat dari bahan serbuk kayu. Serbuk kayu yang sudah melalui proses pengepresan menghasilkan papan yang cukup kuat untuk dijadikan material kitchen set.

Jenis material yang satu ini juga tetap bagus untuk digunakan pada dapur minimalis atau dengan konsep lain.

2. Desain dapur
Cara mendekorasi kitchen set, kitchen set sederhana, Cara membuat kitchen set sendiri, Desain Kitchen Set Minimalis, Desain Kitchen Set Minimalis modern, harga Kitchen Set Minimalis

Selain memperhitungkan harga material untuk kitchen set, perlu juga memperhitungkan desain dapur minimalis yang digunakan.Semakin detail desain kitchen set, maka biaya untuk pembuatannya bisa lebih mahal.

Untuk Harga kitchen set minimalis mungil saja dapat dihitung dari harga material dikali dengan jumlah material yang dibutuhkan. Misalnya Anda bisa menghitung harga kayu dikalikan jumlah papan kayu yang kira-kira dibutuhkan untuk seluruh kitchen set Anda.

Untuk model atau desain dapur zaman sekarang, biasanya menggunakan granit sebagai material untuk top table atau meja dapur. Biaya pembuatan kitchen set dengan tambahan granit dapat dihitung dari harga material yang kisaran di pasaran Rp 2.000.000,- untuk per meternya.

Ada beragam model granit yang bisa dipilih dengan harga yang mungkin lebih beragam. Jadi lebih baik untuk menggunakan granit dengan harga yang sesuai kemampuan Anda.

Apabila ingin desain yang lebih modern, Anda bisa menambahkan material stainless pada kitchen set dapur.

Bahan membuat kitchen set dari stainless dapat lebih murah dibandingkan menggunakan kayu solid seperti jati. Anda bisa memadukan kayu dan stainless untuk membuat kabinet dapur yang unik. Harganya bisa lebih terjangkau karena bisa dihemat dengan penggunaan material dari bahan stainless.

3. Ukuran dapur
Langkah selanjutnya untuk menghitung perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk kitchen set adalah mengukur dapur. Luas dapur menentukan jumlah biaya yang akan dikeluarkan.

Semakin luas, maka membutuhkan lebih banyak kayu atau material lain untuk membuat kabinet. Untuk ukuran rata-rata dapur biasnya 3 x 3 meter dan berbentuk U atau L.

Biaya pembuatan kitchen set untuk kabinet atas misalnya dapat dihitung dari harga material dikalikan dengan ukuran dapur.

Anda bisa menghitung ukuran dapur yakni 3 meter x harga kayu + 3 meter x harga kayu. Misalnya menggunakan kayu dengan harga 2 juta per meter. Maka harga untuk membuat kabinet atas sekitar (3 meter x Rp 2.000.000,- ) + (3 meter x Rp 2.000.000,-)= Rp 12.000.000,-.

Sedangkan untuk kabinet bawah dapat dihitung dengan cara yang sama. Untuk kabinet yang ada di lantai memerlukan kayu atau penyangga yang lebih kokoh sehingga biayanya bisa lebih mahal dari kabinet atas. Sedangkan untuk bagian top table dihitung dari ukuran dapur dikali harga granit yakni (3 meter x Rp 950.000,-) + ( 3 meter x Rp 950.000,-) = Rp 5.700.000,-.

Biaya pembuatan untuk kitchen set yang terpisah berbeda dengan yang sudah jadi. Seperti harga kitchen set Olympic yang dapat diperoleh mulai dari harga Rp 10.000.000,-. Sedangkan dapur yang dirancang sendiri bisa memakan biaya lebih besar.

Demikian perkiraan biaya pembuatan kitchen set untuk dapur minimalis ukuran 3m x 3m. Jumlah total yang disiapkan adalah sekitar Rp 12.000.000,- + Rp 12.000.000,- + Rp 5.700.000,- = Rp 29.700.000,- atau mungkin bisa jadi lebih murah, jika material yang digunakan tidak semuanya kayu.

Ringkasnya biaya pembuatan Kitchen Set dapat dihitung dilihat dari :
1. Design & Model Kitchen Set yang akan dibuat.
2. Jenis bahan dan Matrial Kitchen Set yang digunakan.
3. Finishing yang digunakan untuk Kitchen Set.
4. Luas Kitchen Set yang akan dibuat.

Dari ke empat diatas maka kita dapat menentukan dan menghitung harga pembuatan Kitchen Set, dan harga dihitung dari per meter larinya. Meter lari adalah satuan panjang total bidang terluar dari Kitchen Set lalu di kurangi lebar kedalamannya.

Didalam pembuatan kitchenset, Harga per-meter lari sebuah kitchen set dihitung dari luas area pembuatan lemari kabinet (matrial dasar+jenis finishing+biaya pasang), untuk peralatan dan accessoris tidak termasuk kedalam hitungan, contoh peralatan seperti Microwave , Cookerhood, Kompor gas, kulkas, lampu, tabletop, dan lain sebagainya.

Harga Pembuatan Kitchen Set di Marble Kitchen Set adalah :
1. Material dasar Multiplek + Finishing lapis Taco Sheet* adalah Rp. 1.6jt /m lari.
2. Material dasar Multiplek + Finishing lapis HPL* adalah Rp. 1.7jt – 1.9jt /m lari.
3. Material dasar Multiplek + Finishing Cat Duco* adalah berkisar diatas Rp. 2.6jt/m lari.
*Bahan Taco Sheet, HPL dan Cat Duco harganya akan bervariasi dapat disesuaikan dengan jenis, motif, warna dan sebagainya.

Cara Mudah Menghitungan Biaya Pembuatan Kitchen Set :

CONTOH KASUS PERTAMA :
KONDISI
Kita pakai Contoh  Dengan kondisi dapur sudah ada table top yang sudah menggunakan beton dilapis keramik.

BUDGET
Bahan dasar Multiplex + Finishing HPL dan biaya per-meter lari adalah Rp. 1.800.000,-
Untuk mendapatkan total harga pembuatan kitchenset kita harus menghitung dua bagian tersebut Kabinet Atas dan Kabinet Bawah :
Kabinet Atas :
Kita jumlahkan panjang kabinet atas yang akan dibuat yaitu :
> 200 + 160 cm = 360 cm
Dari hasil tersebut kita kurangi dengan lebar kabinet atas :
> 360cm – 40cm (lebar kabinet bagian atas) = 320cm (3,2m)
Total harga:
> 3,2 x Rp. 1.800.000 = Rp. 5.760.000
Kabinet Bawah :
Kita jumlahkan kembali panjang kabinet bawah bawah :
> 200 – 160 cm = 360 cm
Dari hasil tersebut kita kurangi dengan lebar kabinet bawah :
> 360 – 60 cm (lebar kabinet bagian bawah) = 300cm (3m)
Maka :
> 3 x 1.800.000 = Rp. 5.400.000
Total harga:
> 5.400.000 x 0,8 (ketebelan table top beton keramik yang sudah ada) = Rp. 4.320.000
Jadi total biaya pembuatan kitchen set dengan asumsi gambar contoh di atas adalah :
Kabinet Atas + Kabinet Bawah = Rp. 5.760.000 + Rp. 4.320.000 = Rp. 10.080.000,-
Contoh di atas adalah dimana bagian bawah kitchen set sudah ada table top dengan menggunakan beton yang sudah ada keramiknya, jadi kami hanya tinggal membuat pintu atau cabinet saja untuk menutupnya. Dengan begitu anda sudah bisa menghemat biaya table topnya dengan hitungan lebih murah berkisar Rp. 800.000 sampai dengan Rp. 1.000.000.

Biaya Pembuatan Lemari Pakaian dengan Custom Meja Rias

Menghitung biaya pembuatan lemari pakaian custom meja rias adalah simpel, karena kita tinggal menghitung biaya pembuatan lemari pakaiannya dan ditambahkan meja rias. Untuk menghitung biaya pembuatan lemari pakaian sudah kita pelajari dan sudah kita tahu, meski ragamnya banyak sekali. Namun prinsipnya adalah dengan menghitung volume meter persegi (m2).

Meski demikian kita tetap memperhatikan bahan  material yang digunakan, jenis finishing lemari pakaian, jenis aksesorisnya, jenis pintu cermin atau bukan dan lainnya. Sehingga ketika sudah dihitung dengan baik dan benar kita mendapatkan informasi akurat tentang biaya pembuatan lemari pakaiannya. Baru kemudian kita hitung ulang biaya pembuatan meja rias itu sendiri.

Meski meja rias dan lemari pakaian bisa dicustom namun kita memerlukan detail perincian agar biaya tidak meleset. Misalnya biaya pembuatan lemari pakaian dengan finishing hpl volume 8 m2 dengan biaya per m2 nya adalah Rp 1.9 juta maka total biayanya adalah 8 m2 X Rp 1.9 jt =  Rp 15.2 juta. Itu untuk perhitungan biaya pembuatan lemari pakaian standard. JIka dicustom dengan pintu cermin 2  unit bisa jadi haru menambah sekitar 1 juta rupiah untuk penambahan cermin 2 pintu. Lalu jika dicustom dengan meja rias kita hitung meja rias umumnya menggunakan volume kecil sekitar 2-3 m2. Maka komponen di meja rias adalah cermin, laci, tempat duduk, lampu jika ada dan lainnya. Disiini kita perlu hitung misalnya biaya yang dihabiskan untuk membuat meja rias adalah Rp 2 juta sudah termasuk bahan dan jasa tukang, maka kita bisa menawarkan ke konsumen sebesar Rp 3.5 juta atau kurang.

Seperti namanya meja rias fungsi dari meja rias adalah untuk kita menyimpan berbagai peralatan rias atau juga disebut dengan make up. Make up juga terdiri dari berbagai macam kosmetik yang biasa dibutuhkan oleh para wanita seperti mempercantik diri, merawat wajah serta penampilan agar terlihat rapi dan harum. Biasanya meja rias lebih mudah ditemukan di ruangan kamar wanita atau kamar pasangan yang sudah menikah. Padahal tidak semua riasan selalu digunakan oleh para wanita saja, para pria juga ada yang membutuhkan sedikit riasan terutama untuk menujang penampilan mereka. Dan tentunya untuk menyimpan semua peralatan seperti ini kita juga membutuhkan sebuah tempat seperti meja rias agar semua peralatan kosmetik atau make up anda dapat tersimpan dengan baik dan juga tertata dengan rapi.

Lemari pakaian merupakan perabotan yang menjadi elemen utama dalam sebuah hunian. fungsi dan model dari lemari pakaian ini sangat banyak sekali kalian bisa memilih sesuai dengan warna kamar, keadaan kamar, hobi kalian.

Ukuran Lemari Pakaian juga tergantung dari kebutuhan kita saat ini. bila sekiranya kalian sudah menikah atau ingin menikah maka sekiranya kalian bisa menggunakan lemari pakaian 3 pintu atau 4 pintu.

Sekiranya masih sendiri maka Menggunakan lemari pakaian 2 pintu saja sebenrnya sudah cukup , khusus untuk wanita biasanya di buatkan meja rias di sampingnya.

TANYA JAWAB SEPUTAR PEMBUATAN LEMARI:

1.

Please follow and like us:

Posted in: Biaya Pembuatan Lemari | Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *